Blog...x ini aku mmg lagi puciiiiiing.....ga tau jg kenapa ya.....
pikiran ini ga bisa diadem-ademin.....
Berawal dari keisengan,lalu jadi rutinitas.....dan..yach..beginilah.....aku terjerat pada 1 dilema....TUHAAAAN..aku hrs gimana dunk...!!
Kata maaf mmg ga cukup untuk x ini...aku ngerasa salah dg apa yang aku lakukan.....
Kembali mengangkat topik sebuah hubungan kasih....
kasihku yang membawa aku pada 1 landasan yang rumit...
keisenganku yang menjadi petaka buat orang lain..lalu menjadikan pihak itu terluka...ach......lucy..lucy..hanya untuk hal itukah kamu hidup.....mana bukti kamu bisa menjadi penyalur kasih itu?dan mana bukti kalo kamu bisa merubah dunia...semua memang ga semudah ketika teory2 sering diperdengarkan.....
Chika.....
saat ini,sebuah tantangan bagiku untuk menerima setiap apa yang akan terjadi....kepergian dia yang secara ga langsung akibat ulahku menyisakan rasa bersalah yang tidak berujung...
andai aku ga bandel untuk rajin menyapamu....andai aku ga membiarkan rasaku bertumbuh,andai aku...andai aku.....andai....andai....aaaaaaaaaaacccchhhhhhh!!!!!!
mungkin kau dan dia masih baik2 saja...aku benar2 ga ngerti kenapa saat ini seperti dihantui 1 ketakutan yang membuat aku benar2 terpojok!!!ach...lucy....semua apa memang sudah benar2 terlambat?
Chika......
Dalam hatimu aku yakin ada kecewa,ada kesedihan..mengingat keseriusan yang telah kalian jalani sekian lama harus berakhir demikian.....tapi benarkah itu akhir dari sgala2nya chika???
jalan itu toch masih panjang...untuk kembali pada arah semula juga masih ada kesempatan....
untuk x ini seorang lucy tidak mau cengeng..apalagi meneteskan airmata.....lucy merasakan bagaimana rasanya ditinggalkan orang yang kita sayang,,,,dan lucy saat ini seolah sedang menyaksikan 1 sandiwara yang ending nya bukan ending yang sebenarnya.....
Chika........
maafkan aku.......
sekali lagi bukan maksudku memisahkan dirimu darinya.......
kuingin chika ngerti.......
>>20jan2010<<
Selasa, 19 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar